Setelah melalui proses konsolidasi dan koordinasi yang mendalam, Eksekutif Nasional (Eknas) Formasi Disabilitas dengan ini resmi mengumumkan susunan kepengurusan yang telah lengkap terkonfirmasi untuk periode 2026–2028.
Sesuai dengan prinsip dasar organisasi, kepengurusan ini dibentuk untuk mengawal mandat pemenuhan dan pemantauan hak-hak penyandang disabilitas secara konsisten, akuntabel, dan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM). Dalam pergerakannya, sebagian besar struktur ini menempatkan penyandang disabilitas sebagai subjek aktif dan penggerak utama perjuangan.
Berikut adalah struktur resmi Kepengurusan Formasi Disabilitas Periode 2026–2028:
1. Dewan Presidium
- Ketua Dewan Presidium: Joni Yulianto
2. Pimpinan Eksekutif Nasional (Eknas)
- Ketua Eksekutif Nasional: Mohammad Ismail
- Sekretaris: Lilla Pandina (PR Yakkum) & Erfina Cahyanti
- Keuangan: Dikelola secara kelembagaan oleh SIGAB Indonesia
3. Divisi-Divisi Strategis
Untuk memastikan efektivitas program kerja, Formasi Disabilitas didukung oleh divisi strategis yang terdiri dari koordinator beserta anggota pendukung yang saling memperkuat:
A. Divisi Data dan Pemantauan
- Koordinator: Reny Indrawati (WKCP)
- Anggota Pendukung: Angga Damayanto & Aisyah Ardani
B. Divisi Penguatan Kapasitas dan Jaringan
- Koordinator: Ranie Ayu Hapsari
- Anggota Pendukung: Kusbandono & Basri Andang
C. Divisi Komunikasi dan Kampanye Publik
- Koordinator: Robandi
- Anggota Pendukung: Brita Putri Utami & Ilma Rivai
D. Divisi MEL (Monitoring, Evaluation, and Learning)
- Koordinator: Belly Lesmana
- Anggota Pendukung: Sylvia Andriana & Wiji Lestari
4. Koordinator Wilayah (Korwil)
Selain kepengurusan di tingkat nasional, gerak organisasi diperkuat oleh para Koordinator Wilayah di berbagai daerah yang berfungsi sebagai simpul legitimasi. Korwil berperan penting dalam memastikan distribusi informasi program ke daerah secara akuntabel, sekaligus menyinkronkan isu-isu strategis dari daerah ke dalam agenda perjuangan nasional. Untuk koordinasi wilayah ini akan ditentukan dalam agenda berikutnya.
Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus yang telah berkomitmen untuk mengambil peran dalam kepengurusan ini. Semoga gotong royong ini dapat membawa dampak nyata bagi kemajuan penyandang disabilitas di Indonesia.
Komentar Terbaru